Skip to main content

Dream Bigger, Reach Higher: Kontingen Jambi 2014

Hai!

Subjudul kali ini sengaja menggunakan bahasa Indonesia, supaya lebih enak dibaca dan lebih cocok, karena ini berisi tentang kontingen OSTN SMK 2014 dari provinsi Jambi.

OSTN SMK 2014 tingkat provinsi Jambi telah usai. Juara pertama tiap bidang berhak mewakili provinsi Jambi di tingkat nasional. Siapa saja mereka?

Berhubung tingkat nasionalnya sudah masuk ke tahun ajaran baru, jadi aku udah duduk di kelas XII. Begitupun mereka. Kelas mereka yang aku buat di sini adalah kelas yang mereka duduki saat berlomba di tingkat nasional.

1. Bagus Juliansyah
Kelas XII, SMK Serentak Bak Regam Muara Bulian
Bidang Matematika Teknologi

Bisa dipanggil Bagus. Dia ini orangnya cerdas. Dia mengakui bahwa di sekolah, dia tidak mendapatkan pelajaran yang memadai untuk berlomba di tingkat provinsi. Hanya berbekal kecerdasannya, ia bisa menang. Hebat! Dia satu-satunya perwakilan dari luar kota Jambi dalam kontingen angkatan kali ini.

Bagus ambil jurusan apa ya, aku lupa. Setau aku sih, SMK dia itu kayak STM, Sekolah Teknik Mesin. Nih orang lumayan usil juga, hampir sama kayak si Fritz. Tingginya pun hampir sama. Mereka berdua lumayan akrab, mengingat yang cowok cuma mereka. Dan mereka selalu sekamar. Orangnya berani juga, wajar sih karena dia cowok. Wkwkwk.


2. Floretta
Kelas XII Akuntansi, SMK Unggul Sakti Kota Jambi
Bidang Matematika Non Teknologi

Panggilannya Retta. Cerdas? Ga usah ditanya lagi. Masternya bahasa Inggris juga, selain matematika. Suka bercermin. Sering diusilin sama Bagus dan Fritz. Hahaha. Setiap belajar selama pembinaan ke tingkat nasional, Retta belajar barengan dengan Bagus. Untuk beberapa topik materi, mereka baru dipisah. Lantaran, mereka sama-sama matematika.

Meski awalnya kurang berniat, akhirnya dia bisa menang di tingkat provinsi. Retta mengakui bahwa saat di tingkat kota, niatnya tidak sebesar di tingkat provinsi. Mungkin itu yang bikin dia dapat juara ketiga di tingkat kota dan juara pertama di tingkat provinsi. Lalu, juara berapa di tingkat nasional? Let's see then.


3. Fritz Geraldi Syah
Kelas XI TI, SMK Pelita Raya Kota Jambi
Bidang Fisika Terapan

Fritz, paling muda di antara kami semua. Salut! Dia bisa mengalahkan kakak kelasnya hingga berhasil lolos ke tingkat nasional. Ni orang IQ-nya pasti tinggi. Dan pintar bahasa Inggris juga. Anak yayasan sekolahnya. Tahun lalu, cece-nya (kakak perempuan) berhasil mewakili sekolahnya ke tingkat nasional untuk bidang fisika juga dan dapat juara Harapan I. Apakah Fritz bisa menyaingi cece-nya?

Paling usil. Paling muda. Paling sering ditanya-tanya alias kena interogasi ama kami yang cewek. Cakep. Dan tidak pernah panggil "ce" ke kami yang cewek -_-. Oh ya, ternyata dia ini sudah pernah ikut lomba debat bahasa Inggris tingkat kota Jambi dan meraih juara ketiga, sementara aku saat itu dapat juara keempat. Pantas aja rasanya aku pernah lihat dia, ternyata dia pernah berlomba dengan aku dah. Fritz pernah bilang, kalo tahun depan dia mau ikut bidang Matematika Teknologi. Mantap!


4. Christine Liviani
Kelas XII Multimedia, SMK Unggul Sakti Kota Jambi
Bidang Biologi Terapan

Ini ya aku sendiri. Wkwkwk. Di antara kami yang cewek, cuma aku yang jarang bahkan nyaris tidak pernah diusilin. Mereka yang cowok sih ngakunya karena segan. Dunno why.

Entah nama aku susah atau terlalu mudah, nama aku selalu salah penulisannya oleh dinas kota dan provinsi. Jadinya Cristin Livini. Asli, beda dah. Untung aja pas nasional, aku cepat-cepat minta ubah pas registrasi peserta.


5. Wilhelmina
Kelas XII Multimedia, SMK Unggul Sakti Kota Jambi
Bidang Kimia Terapan

Dipanggil Wina. Anak bungsu satu-satunya. Jadi bisa dibilang agak manja. Maminya sering datang dan telpon. Wkwkwkwk. Paling ceria di antara kami semua. Hari ultah deketan dengan aku.

Wina juga suka diusilin. Bukan hanya oleh Bagus dan Fritz, tapi aku juga. Hahaha. Dia juga suka curhat. Kadang, kasian juga lihatnya, dia paling sore dan paling terakhir selesai belajarnya. Sabar ya, Win. Soalnya saingan dia di nasional nanti kebanyakan dari SMK Analisis Kimia. Sementara Wina kan jurusan Multimedia, jadi belajar kimia harus sedalam mungkin.



Alright, I think that's all I can tell you 'bout 'em.
Menghabiskan waktu berbulan-bulan dengan mereka menjadi kenangan tersendiri bagi aku. Aku belajar banyak dari mereka. Ga tau lagi harus bilang apa ._.

Buat Bagus, Retta, Wina, dan Fritz, nih aku nitip pesan buat kalian, mengutip kalimat dari ilmuwan dunia, Albert Einstein:
"Try not to be a man of success, but rather try to be a man of value."
See ya!
Kontingen OSTN SMK Jambi 2014
Kontingen OSTN SMK 2014 Provinsi Jambi
Atas: Bagus, Fritz.
Bawah: Christine, Floretta, Wilhelmina.

Comments

Popular posts from this blog

Back to the moon

Long time no see!!! Setelah bertahun-tahun blog ini tidak dibuka dan berdebu, akhirnya hari ini aku kembali menulis sesuatu di sini. Bukan tanpa sebab seperti cuaca saat ini yang seringkali hujan deras sejenak, lalu reda dalam waktu beberapa menit. Tentu, ada alasan kenapa aku balik ke Blogspot. Jadi, ceritanya, pada tahun 2020 aku memindahkan tulisanku ke domain personal. Ya, aku membeli domain, membuat git repository , memindahkan sebagian tulisan ke sana, dan hosting. Setahun demi setahun berjalan, tulisan pun sudah bertambah banyak. Domain harus selalu diperpanjang tiap tahun. Dan, boom! Tahun ini aku tidak perpanjang tepat waktu. Alhasil, domainnya diisi dengan website judol :( Entah siapa yang membeli domain tersebut, padahal 'kan cuma personal blog. Kenapa harus diambil jadi website ilegal :( So sad... Oleh karena itu, aku kembali ke blogspot. Dan agar tulisan yang sudah ada di sana tidak hilang begitu saja, izinkan aku repost di blogspot ini yah. Hehehe.. So if you found ou...

23

"Happy birthday, Christine! Wish you all the best, God bless you!   🥳 " Mari mundur ke satu minggu sebelumnya. Malam hari abis makan di Bebek Goreng Masbob (bebeknya enak, boleh dicoba   👍 ) di BSD, seorang teman baikku berniat untuk donor darah. Dia memang rutin donor darah 3 bulan sekali. Kebetulan hari itu udah jadwalnya untuk donor darah lagi. Meskipun aku udah beberapa kali jadi panitia acara donor darah, tapi belum pernah donor satu tetespun. Alasan utamanya karena dulu berat badanku belum mencukupi. Fyi, salah satu syarat untuk donor darah adalah memiliki   berat badan minimal 45kg . Saat itu, aku udah tau berat badanku ada sekitar angka itu. Hehehe, iya, saya kurus. Jadi, aku penasaran dan sangat ingin merasakan donor darah sedari dulu. Kami pergi ke PMI di daerah BSD, saat itu juga. Sesuai dengan protokol kesehatan baru di tengah wabah COVID-19, setiap pengunjung harus pake masker dan cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu. Trus, ada pengecekan suhu tubuh oleh...

Motivasi Hari Senin

Senin, hari yang selalu orang-orang keluhkan karena menandakan berakhirnya hari libur. Rasanya seperti harus kembali ke rutinitas yang itu-itu saja dalam 1 minggu. Perlu waktu 5 hari lamanya menuju hari bebas tanpa beban pikiran yang mengganggu. Itu kata mereka yang sangat menikmati akhir pekan tanpa terburu-buru. Tapi Senin tidak terasa seperti itu bagiku. Here is my motivation. Source: imgbin.com Sebagai awal untuk memulai minggu yang baru, hari Senin seharusnya menjadi hari untuk memulai segala yang baru. Jadi hidup ngga cuma rutinitas yang itu-itu melulu. Jika sejak awal kita udah atur suasana hati pengennya minggu ini rasanya seperti apa, hari-hari berikutnya akan mampu kita lewati dengan suasana hati demikian. Misalnya, minggu ini akan banyak meeting untuk merencanakan strategi bisnis selama satu tahun ke depan. Perlu ada strategi yang cerdas dan menantang supaya bisa menang di hati pelanggan. Maka, suasana hati kita harus seneng dan antusias biar meeting-nya bis...