Skip to main content

Motivasi Hari Senin

Senin, hari yang selalu orang-orang keluhkan karena menandakan berakhirnya hari libur.

Rasanya seperti harus kembali ke rutinitas yang itu-itu saja dalam 1 minggu.
Perlu waktu 5 hari lamanya menuju hari bebas tanpa beban pikiran yang mengganggu.
Itu kata mereka yang sangat menikmati akhir pekan tanpa terburu-buru.
Tapi Senin tidak terasa seperti itu bagiku.

Here is my motivation.

Image result for monday clipart
Source: imgbin.com

Sebagai awal untuk memulai minggu yang baru, hari Senin seharusnya menjadi hari untuk memulai segala yang baru. Jadi hidup ngga cuma rutinitas yang itu-itu melulu.

Jika sejak awal kita udah atur suasana hati pengennya minggu ini rasanya seperti apa, hari-hari berikutnya akan mampu kita lewati dengan suasana hati demikian. Misalnya, minggu ini akan banyak meeting untuk merencanakan strategi bisnis selama satu tahun ke depan. Perlu ada strategi yang cerdas dan menantang supaya bisa menang di hati pelanggan. Maka, suasana hati kita harus seneng dan antusias biar meeting-nya bisa menghasilkan ide-ide 'gila' yang cuan :D


Sebagai awal untuk memulai hari selama satu minggu, hari Senin seharusnya menjadi hari yang ditunggu. Dinikmati aja setiap hari tanpa buru-buru.

Bayangkan nih kalo ga ada hari Senin, gimana bisa ada hari-hari lainnya. Untuk bisa menikmati weekend dengan hepi, kita harus ngelewatin hari Senin dulu dengan ceria. Acara-acara di TV yang tayangnya seminggu sekali juga nunggu giliran harinya. Lagipula, bukannya kalo terlalu banyak berkegiatan di weekend sebenarnya bakal ngabisin biaya yang lebih banyak ketimbang hari biasa? Tiket nonton bioskop, tiket masuk wisata, dan tiket lainnya.


***

Mungkin bakal ada yang bertanya, bukankah ngga perlu nunggu sampe Senin untuk memulai sesuatu yang baru? Yes, kita bisa mulai kapanpun, tanpa nunggu hari tertentu. Adalah suatu budaya bahwa Senin saatnya masuk kerja, masuk sekolah, masuk kuliah. Meanwhile, hari Minggu adalah hari ibadah dan bersosial alias ngumpul dengan temen. Kalo preferensi pribadiku, recharge energy di weekend dan make sure udah full di hari Senin. Jadi, aku bisa merencanakan banyak hal untuk satu minggu karena otak dan tenaga ada di mode produktif to the maxxx.

Susah sih emang, kuakui juga, buat shifting dari Senin yang dihindari jadi Senin yang paling disukai. But that's all about our mindset. I was the one who wanted to skip Monday. I was. Tapi sejak masuk ke dunia kerja, pelan-pelan aku shift jadi orang yang feeling great to meet Monday now. Gimana caranya? Aku buang mindset lama, trus dinikmati aja setiap hari. Eh lama-lama, ngga ada lagi hari yang pengen aku skip, karena aku enjoy setiap momen. Malahan merasa antusias setiap minggu karena kayak masuk ke level baru di game, di mana tantangannya pasti beda lagi. Kalo ga ada yang beda, aku bakal set tantangan sendiri untuk motivasiin diri sendiri. Inilah yang bikin aku terus merasa 'hidup' setiap hari, minggu, bulan, dan tahun.

So, who's with me? :D

Comments

Popular posts from this blog

Back to the moon

Long time no see!!! Setelah bertahun-tahun blog ini tidak dibuka dan berdebu, akhirnya hari ini aku kembali menulis sesuatu di sini. Bukan tanpa sebab seperti cuaca saat ini yang seringkali hujan deras sejenak, lalu reda dalam waktu beberapa menit. Tentu, ada alasan kenapa aku balik ke Blogspot. Jadi, ceritanya, pada tahun 2020 aku memindahkan tulisanku ke domain personal. Ya, aku membeli domain, membuat git repository , memindahkan sebagian tulisan ke sana, dan hosting. Setahun demi setahun berjalan, tulisan pun sudah bertambah banyak. Domain harus selalu diperpanjang tiap tahun. Dan, boom! Tahun ini aku tidak perpanjang tepat waktu. Alhasil, domainnya diisi dengan website judol :( Entah siapa yang membeli domain tersebut, padahal 'kan cuma personal blog. Kenapa harus diambil jadi website ilegal :( So sad... Oleh karena itu, aku kembali ke blogspot. Dan agar tulisan yang sudah ada di sana tidak hilang begitu saja, izinkan aku repost di blogspot ini yah. Hehehe.. So if you found ou...

23

"Happy birthday, Christine! Wish you all the best, God bless you!   🥳 " Mari mundur ke satu minggu sebelumnya. Malam hari abis makan di Bebek Goreng Masbob (bebeknya enak, boleh dicoba   👍 ) di BSD, seorang teman baikku berniat untuk donor darah. Dia memang rutin donor darah 3 bulan sekali. Kebetulan hari itu udah jadwalnya untuk donor darah lagi. Meskipun aku udah beberapa kali jadi panitia acara donor darah, tapi belum pernah donor satu tetespun. Alasan utamanya karena dulu berat badanku belum mencukupi. Fyi, salah satu syarat untuk donor darah adalah memiliki   berat badan minimal 45kg . Saat itu, aku udah tau berat badanku ada sekitar angka itu. Hehehe, iya, saya kurus. Jadi, aku penasaran dan sangat ingin merasakan donor darah sedari dulu. Kami pergi ke PMI di daerah BSD, saat itu juga. Sesuai dengan protokol kesehatan baru di tengah wabah COVID-19, setiap pengunjung harus pake masker dan cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu. Trus, ada pengecekan suhu tubuh oleh...