Skip to main content

3 Cara Sederhana Memperindah Blog untuk Pemula

Di zaman teknologi sekarang, orang mulai berlomba-lomba untuk membuat blog sendiri. Ada yang bertujuan untuk sekadar berbagi pengalaman, untuk menghabiskan masa luang, untuk menuangkan hobinya, hingga untuk menambah penghasilan. Berbagai artikel dimuat untuk menarik pengunjung agar blog menjadi lebih sering dikunjungi. Agar blog sering dikunjungi, artikel dan tulisan bermanfaat memang merupakan unsur yang penting. Selain itu, originalitas dan kualitas pun menentukan.
Di artikel kali ini, saya tidak akan membahas bagaimana membuat tulisan yang akan sering diklik orang, sebab itu sudah tersedia banyak di berbagai blog. Namun, saya ingin menekankan pentingnya menyusun dan mendesain blog agar tampak indah. Karena, pengunjung akan merasa tertarik untuk sering mengklik blog kita jika enak dipandang.

Bagaimana jika masih pemula?
Berikut 3 cara memperindah blog untuk blogger pemula:

1. Pilih Warna yang Sesuai

Setiap warna memiliki karakter masing-masing. Pilihlah warna yang sesuai dan pas untuk blog kamu. Misalnya, kamu mempunyai blog yang membahas tentang tanaman, maka kamu bisa memilih warna hijau muda dan menjadikannya warna dominan, seperti warna latar.

Tentu saja, untuk tulisan, usahakan menggunakan warna yang gelap, seperti hitam atau coklat. Hindari menggunakan warna terang untuk tulisan, meskipun kamu menggunakan warna latar yang gelap. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam membaca dan hanya akan menimbulkan reputasi yang buruk.

Selain tulisan, usahakan semua item dalam blog kamu memiliki warna yang relevan. Hal ini supaya bisa menimbulkan efek yang hangat untuk dibaca. Misalnya, kamu menggunakan warna biru muda sebagai latar, maka untuk warna judul gunakan warna jingga atau biru tua. Jangan menggunakan warna latar biru namun memilih warna merah untuk tulisan. Hal ini akan menyebabkan tulisan sulit dibaca. Pilih warna terang sebagai warna latar.

Nah, kalau kamu kebingungan memilih warna, kamu bisa menggunakan template. Atau kamu bisa mencoba suggested color.

Jika menggunakan gambar, pastikan warna yang kamu pilih juga cocok dipadukan dengan warna dominan pada gambar. Tips tambahan, jangan menjadikan gambar tile. Sebab, blog akan terkesan berantakan. Bila tidak mempunyai gambar yang berukuran besar, lebih baik tidak usah. Lagipula, ada banyak gambar yang tersedia sebagai template dan kamu bisa menggunakannya sebagai alternatif.

Terakhir, pastikan semua paduan warna yang kamu pilih tidak meniru paduan warna blog lain supaya tetap orisinal.


2. Buat Laman untuk Mengelompokkan Artikel

Kalau kamu mengamati blog yang saya kelola ini, ada tiga buah tab di bawah judul blog: Recently Updated, Who Am I, dan Dream Bigger Reach Higher. Akan terkesan lebih rapi jika kamu mengelompokkan artikel sejenis dalam satu kategori.

Sebenarnya, kamu bisa menggunakan Label untuk hal ini. Namun, Label hanya bisa diklik di dalam suatu artikel. Bagaimana jika kamu ingin membaca artikel berjenis lain yang bukan satu label dengan artikel yang kamu tampak?

Nah, saya membuatkan sebuah halaman khusus untuk semua posting saya tentang Dream Bigger Reach Higher supaya lebih mudah ditemukan. Cukup sekali klik, kamu bisa menemukan semua serial cerita saya di sana. Saya juga membuat halaman untuk menceritakan secara singkat mengenai saya dalam Aku, Saya, Gue.

Pada bagian Recently Updated adalah bagian yang biasa kamu temukan sebagai Home atau Beranda pada blog lain. Bagian ini memuat tentang tulisan yang baru saya publikasikan.

Itulah fungsi dari membuat halaman di dalam blog: cukup sekali klik, kamu bisa menemukan artikel sejenis.

Setelah membuat halaman, jangan lupa untuk mencantumkan semua artikel sejenis dan berikan link. Cara membuatnya cukup mudah. Silakan dibaca di Cara Membuat Halaman pada Blogspot.

UPDATE: Saya telah menambahkan tab lagi, Get My Tips Here!. Peran kedua tab ini adalah sama seperti peran tab yang lainnya. Untuk tab Get My Tips Here!, saya mengalihkannya ke semua postingan yang berlabelkan tips. Caranya dapat dilihat di Memberikan Link pada Tab.


3. Atur Tata Letak dan Font/Tulisan

Tata letak atau layout mempengaruhi kemudahan pengunjung dalam memperoleh informasi. Gunakan tata letak yang sederhana, tidak perlu terlalu 'mewah'.

Aturlah bagian artikel di sebelah kiri dan widget di sebelah kanan. Jika kamu bosan, kamu boleh mengubah tata letaknya. Namun, jangan sering mengubah tata letak, karena akan membuat pengunjung kebingungan.

Selain tata letak, pastikan jenis tulisan dan ukurannya pas untuk dibaca. Hindari menggunakan ukuran tulisan yang terlalu kecil. Untuk judul blog, kamu boleh menggunakan jenis tulisan yang aneh dan berukuran besar. Tetapi, untuk judul artikel dan tulisannya, cukup pilih yang sederhana saja.




Simpel, bukan?

Comments

Popular posts from this blog

Back to the moon

Long time no see!!! Setelah bertahun-tahun blog ini tidak dibuka dan berdebu, akhirnya hari ini aku kembali menulis sesuatu di sini. Bukan tanpa sebab seperti cuaca saat ini yang seringkali hujan deras sejenak, lalu reda dalam waktu beberapa menit. Tentu, ada alasan kenapa aku balik ke Blogspot. Jadi, ceritanya, pada tahun 2020 aku memindahkan tulisanku ke domain personal. Ya, aku membeli domain, membuat git repository , memindahkan sebagian tulisan ke sana, dan hosting. Setahun demi setahun berjalan, tulisan pun sudah bertambah banyak. Domain harus selalu diperpanjang tiap tahun. Dan, boom! Tahun ini aku tidak perpanjang tepat waktu. Alhasil, domainnya diisi dengan website judol :( Entah siapa yang membeli domain tersebut, padahal 'kan cuma personal blog. Kenapa harus diambil jadi website ilegal :( So sad... Oleh karena itu, aku kembali ke blogspot. Dan agar tulisan yang sudah ada di sana tidak hilang begitu saja, izinkan aku repost di blogspot ini yah. Hehehe.. So if you found ou...

23

"Happy birthday, Christine! Wish you all the best, God bless you!   🥳 " Mari mundur ke satu minggu sebelumnya. Malam hari abis makan di Bebek Goreng Masbob (bebeknya enak, boleh dicoba   👍 ) di BSD, seorang teman baikku berniat untuk donor darah. Dia memang rutin donor darah 3 bulan sekali. Kebetulan hari itu udah jadwalnya untuk donor darah lagi. Meskipun aku udah beberapa kali jadi panitia acara donor darah, tapi belum pernah donor satu tetespun. Alasan utamanya karena dulu berat badanku belum mencukupi. Fyi, salah satu syarat untuk donor darah adalah memiliki   berat badan minimal 45kg . Saat itu, aku udah tau berat badanku ada sekitar angka itu. Hehehe, iya, saya kurus. Jadi, aku penasaran dan sangat ingin merasakan donor darah sedari dulu. Kami pergi ke PMI di daerah BSD, saat itu juga. Sesuai dengan protokol kesehatan baru di tengah wabah COVID-19, setiap pengunjung harus pake masker dan cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu. Trus, ada pengecekan suhu tubuh oleh...

Motivasi Hari Senin

Senin, hari yang selalu orang-orang keluhkan karena menandakan berakhirnya hari libur. Rasanya seperti harus kembali ke rutinitas yang itu-itu saja dalam 1 minggu. Perlu waktu 5 hari lamanya menuju hari bebas tanpa beban pikiran yang mengganggu. Itu kata mereka yang sangat menikmati akhir pekan tanpa terburu-buru. Tapi Senin tidak terasa seperti itu bagiku. Here is my motivation. Source: imgbin.com Sebagai awal untuk memulai minggu yang baru, hari Senin seharusnya menjadi hari untuk memulai segala yang baru. Jadi hidup ngga cuma rutinitas yang itu-itu melulu. Jika sejak awal kita udah atur suasana hati pengennya minggu ini rasanya seperti apa, hari-hari berikutnya akan mampu kita lewati dengan suasana hati demikian. Misalnya, minggu ini akan banyak meeting untuk merencanakan strategi bisnis selama satu tahun ke depan. Perlu ada strategi yang cerdas dan menantang supaya bisa menang di hati pelanggan. Maka, suasana hati kita harus seneng dan antusias biar meeting-nya bis...